Selasa sore yang mengesankan sedikit membuka pikiran ku tentang sesuatu yang sudah mendarah daging dalam pemikiran kebanyakan orang. Secara tidak sadar orang-orang itu sering sekali mengkotak-kotakan sesuatu yang sebenarnya tidak perlu. Seperti halnya mana orang-orang pintar, mana orang-orang kaya, mana orang-orang cantik, mana orang-orang terkenal sehingga membuat sebagian orang berada diposisi selain yang disebutkan diatas menjadi orang yang tak terperhatikan.....
Orang kaya itu yang banyak uangnya, yang bisa makan di resto ternama, yang jalan-jalanya ke Eropa, yang pergi kemana-mana pakai mobil mewah, yang yang lainyaaa....
Orang pintar itu yang ipk nya tinggi atau bahkan sempurna, yang nilainya selalu diatas 8, yang rankingnya ga pernah dibawah 3 besar, yang lulusnya cepet, yang s2 nya di luar negri, yang yang lainyaa....
Orang cantik itu yang tinggi, yang kulitnya putih, yang badannya langsing, yang tubuhnya ideal, yang rambutnya panjang, yang matanya belo, yang bibirnya tipis, yang alisnya tebal, dan yang yang lainyaa.....
benerkan mind set itu tertanam didalam benak kita secara dalam karena secara tidak sadar kita akan menganggap orang yang makannya di warteg adalah orang boke, orang yang pendek adalah orang yang kurang menarik, dan orang yang ipk nya minimal 2 adalah orang yang bodoh. Jangan munafik bilang engga.
Mulai aku sadari satu persatu ternyata kriteria diatas adalah kriteria yang telah melekat di otaku sampai saat ini sampai detik ini, sampai aku tersadar ketika aku membaca pesan singkat yang dikirimkan oleh salah satu teman yang sama sekali ga pernah aku pikirkan akan bisa saling mengirim pesan singkat kepadanya. Dia menyadarkan ku tanpa dia menyadarkanku (see what I mean?) sebuah pesan singkat yang dikirimnya melalui BBM telah merubah mind set ku. Mind set bahwa tak ada kriteria yang benar-benar mutlak tentang arti dari sebuah kaya, cantik, pintar.. semua orang itu sempurna, semua orang memiliki kesempatan yang sama tanpa harus minder karena mendapat cap yang salah dari pemikiran orang-orang.
Tidak perlu minder karena makannya di warteg terus, karena makannya mie instant terus, karena tinggi badanya cuma 153, karena lulusnya ga tepat waktu, karena masih ngerjain bab 2, karena belum dapat kerja, karena belum menikah, karena belum lulus s1, karena belum punya anak, karena belum mapan, karena belum belum lainyaa.... tidak perlu minder.
Nikmati prosesnya ketika kamu merasa belum apa apa jangan pernah pikirkan apa yang orang lain katakan karena mereka bukan lah juri yang menilai kita untuk kita jadi seorang pemenang. Teruskanlah prosesmu untuk menjadi orang yang lebih baik lagi. GOOD LUCK :)
Bisi ada yang males baca karena kepanjangan initinya jangan pikirkan apa yang orang lain katakan tentang kita, karena mereka tidak mengetahui apa saja yang telah kita lalui sampai bisa ada di titik ini. Have a good day :)
Good luck
kucing abu abu
Senin, 30 November 2015
Senin, 17 Agustus 2015
KAMPUNGAN
Aku adalah salah satu mahluk ciptaaan Allah yang tidak menyukai makanan yang berbau bau barat ataupun sejenesinya. Ya menurutku lidah ini lebih berteman dengan masakan lokal terutama khas Indonesia. jadi ceritanya suatu hari aku diajak salah satu temanku berkunjung ke sebuah restoran yang sebagian besar menunya adalah masakan ala ala barat. Dia memilih makanan barat dengan nama yang aneh tapi mungkin menurutnya nama itu keren dibanding dengan nama masakan ayam goreng atau ayam penyet. Karena aku lapar dan rasa laparku itu hanya akan hilang dengan makanan bukan gengsi, aku dengan bangga memilih menu ayam penyet dan minumnya es teh manis. Tapi dengan seenak udelnya teman aku itu bilang "kamu ko Kampungan banget sih, makan kesini malah pesennya ayam penyet, tau gitu sih makan aja sana diemperan".
Cuma bisa mikir... emangnya makan ayam penyet kampungan? emangnya kalau makan di pinggir jalan juga kampungan? memangnya definisi kampungan itu dinilai dari selera makananya? Coba tolong definisikan kembali sebuah kata ''Kampungan''
Herannnnnn deh.. Masih aja bilang kampungan sama hal kayak gini. Kalau lidahnya emang ga selera? kalau emang ga suka? ga mesti dipaksakan kan..... terima kasih deh masih mau temenan sama orang KAMPUNGAN kayak saya :)
Cuma bisa mikir... emangnya makan ayam penyet kampungan? emangnya kalau makan di pinggir jalan juga kampungan? memangnya definisi kampungan itu dinilai dari selera makananya? Coba tolong definisikan kembali sebuah kata ''Kampungan''
Herannnnnn deh.. Masih aja bilang kampungan sama hal kayak gini. Kalau lidahnya emang ga selera? kalau emang ga suka? ga mesti dipaksakan kan..... terima kasih deh masih mau temenan sama orang KAMPUNGAN kayak saya :)
Kamis, 09 Oktober 2014
HARUS LEBIH MEMAHAMI
Kok kamu jahat sih?
Kok kamu gitu sih sama aku?
Kok kamu ninggalin aku?
Kok kamu ga ngajak-ngajak?
Kok kamu nyebelin?
Kok kamu udah duluan?
Kok kamu ga bilang sama aku mau gini gitu?
ihhh kamu mah ga pernah ngerti aku.
ihhh nyebelin dasar.
ihhh dia mah yak ga punya pikiran, masa coba. bla bla bla bla blaa...........
dia tuh gini tau.
dan masih banyak lagiiiiiiiiiiiiiiii keluhan-keluhan yang sering kita lontarkan baik terhadap sahabat, teman atau siapapun.
memang manusia itu tak luput dari rasa iri, dengki, hasud, ghibah. Astagfirullah.
SEHARUSNYA. kita bisa lebih mengenal lagi karakter orang, bisa meneriman alasan mengapa dia begini, bisa lebih ikhlas menerima kenyataan. semua yang kita keluhkan terhadap mereka bisa saja itu karena ulah kita yang memang bikin mereka seperti itu.
Sebenernya hidup itu simple. KITA BAIK MAKA ORANG AKAN BAIK PULA. KITA MENGHARGAI MAKA ORANG AKAN MENGHARGAI KITA PULA.
Apa yag kita lakukan akan berimbas dengan apa yang kita terima.
Seperti pepatah mengatakan bahwa apa yang kita tanam itulah yang kita tuai.
Jadi, lebih ikhlas lagi lah dalam menjalani semua.....
Kok kamu gitu sih sama aku?
Kok kamu ninggalin aku?
Kok kamu ga ngajak-ngajak?
Kok kamu nyebelin?
Kok kamu udah duluan?
Kok kamu ga bilang sama aku mau gini gitu?
ihhh kamu mah ga pernah ngerti aku.
ihhh nyebelin dasar.
ihhh dia mah yak ga punya pikiran, masa coba. bla bla bla bla blaa...........
dia tuh gini tau.
dan masih banyak lagiiiiiiiiiiiiiiii keluhan-keluhan yang sering kita lontarkan baik terhadap sahabat, teman atau siapapun.
memang manusia itu tak luput dari rasa iri, dengki, hasud, ghibah. Astagfirullah.
SEHARUSNYA. kita bisa lebih mengenal lagi karakter orang, bisa meneriman alasan mengapa dia begini, bisa lebih ikhlas menerima kenyataan. semua yang kita keluhkan terhadap mereka bisa saja itu karena ulah kita yang memang bikin mereka seperti itu.
Sebenernya hidup itu simple. KITA BAIK MAKA ORANG AKAN BAIK PULA. KITA MENGHARGAI MAKA ORANG AKAN MENGHARGAI KITA PULA.
Apa yag kita lakukan akan berimbas dengan apa yang kita terima.
Seperti pepatah mengatakan bahwa apa yang kita tanam itulah yang kita tuai.
Jadi, lebih ikhlas lagi lah dalam menjalani semua.....
Jumat, 13 Juni 2014
You’re crazy and I’m out of my mind
You’re crazy and I’m out of my mind yaa, ini adalah salah satu potongan lirik dari lagu all of me, entah kenapa aku seneng mendengarnyaa, yak ini yang aku rasakan saat ini, mungkin orang lain akan menganggap aku gila, tapi yang jelas kamu yang lebih gila. kamuuuu, ya kamuuuu teman kecilku.
Entah sudah berapa lama, dan kita baru dipertemukan. ya kitaaaa. Dan kamu tau??? rasa itu kini sudah tumbuh KEMBALI. gara gara kamu sihh, semuanya gara-gara kamu. coba kamu diem aja ga usah dateng. ga akan jadi kayak gini. harusnya tuh kamu diem aja diem ga usah ngapa-ngapain. *jahat* tetep aja jahatan kamu. iya kamu mah jahat jahatttttt.
Dilihat dari sisi orang dewasa. Memang ga ada yang bisa disalahkan.eh tapi kayaknya ada deh. ga tau deh siapa yang salah.
Dan waktu itu. tepat setelah kamu mengajak ku makan karena kamunya laperrrrrr banget. kamu nyanyi dengan lirik "You’re crazy and I’m healthy". makanya aku suka lirik ini.
Kamu dateng lagi untuk yang kedua kalinya. KEDUA kalinya loh.
Yang jelas sekarang You’re crazy and I’m out of my mind
Entah sudah berapa lama, dan kita baru dipertemukan. ya kitaaaa. Dan kamu tau??? rasa itu kini sudah tumbuh KEMBALI. gara gara kamu sihh, semuanya gara-gara kamu. coba kamu diem aja ga usah dateng. ga akan jadi kayak gini. harusnya tuh kamu diem aja diem ga usah ngapa-ngapain. *jahat* tetep aja jahatan kamu. iya kamu mah jahat jahatttttt.
Dilihat dari sisi orang dewasa. Memang ga ada yang bisa disalahkan.eh tapi kayaknya ada deh. ga tau deh siapa yang salah.
Dan waktu itu. tepat setelah kamu mengajak ku makan karena kamunya laperrrrrr banget. kamu nyanyi dengan lirik "You’re crazy and I’m healthy". makanya aku suka lirik ini.
Kamu dateng lagi untuk yang kedua kalinya. KEDUA kalinya loh.
Yang jelas sekarang You’re crazy and I’m out of my mind
Kamis, 03 April 2014
Ga enak sama rasanya kayak kalian makan duku (bagi yang ga suka)
pernah ga kalian diremehin???
pernah kan? atau ga pernah? da ga ada yang perlu diremehin dari anda??? atau sukanya ngeremehin orang? atau bersama teman anda meremehkan orang??? ahhh syudahlah yah.
Intinya aku mah sering diremehin. ya mungkin ga sadar sih orang-orang ngeremehin. tapi ga enak tau digituin teh. ga enakkk. sama rasanya kalau kalian makan duku. nahhh ga enak lah gitu rasanya. (bagi yang ga suka duku yak)
pernah kan? atau ga pernah? da ga ada yang perlu diremehin dari anda??? atau sukanya ngeremehin orang? atau bersama teman anda meremehkan orang??? ahhh syudahlah yah.
Intinya aku mah sering diremehin. ya mungkin ga sadar sih orang-orang ngeremehin. tapi ga enak tau digituin teh. ga enakkk. sama rasanya kalau kalian makan duku. nahhh ga enak lah gitu rasanya. (bagi yang ga suka duku yak)
Jumat, 14 Maret 2014
Padahal tau tapi pura pura tidak tau sajalahhh.
Berbohong adalah salah satu hal yang memuakan.
Entah mengapa, jika memang ada orang yang berbohong, aku tau dia sedang berbohong, bukan karena aku punya indra ke enam yak, mungkin ini karena aku cukup sering dibohongi. jadi hapal deh gelagat gelagat orang yang berbohong.
Contohnya ketika si A berkata aku mau kesini padahal kenyataannya kesana. nah aku tau dia sedang berbohong, tapi yasudahlah biarkan saja. untung saja pas disana ga ketemu sama aku, coba pas disana itu ketemu dan kepergok. aku mah malah kasian sama yang berbohong nya. pasti malu :(
Hahaha. sok suci banget ga mau dibohongin yak. ang manusia saya juga pernah berbohong. berbohong pas SD ga mau sekolah karena ada pelajaran matematika, bilang sakit perut terus pulang dari sekolah. merasa masalah selesai, padahal itu awal dari masalah baru. ketika ternyata papah mamah aku tau aku berbohong. yaaaaa kebayanglah yaakkk. dari situ sampai kelas 6 SD ga pernah lagi bolos pelajaran matematika.
Kepercayaan itu mahal tau. sekalinya orang percaya sama kamu dan kamu menghancurkan kepercayaan itu hanya dengan berbohong sekali saja. maka bisa jadi atau mungkin selamanya orang itu tidak akan lagi percaya sama kamu.
meuni serius gitu. KALEM WEH~ hehehee
Entah mengapa, jika memang ada orang yang berbohong, aku tau dia sedang berbohong, bukan karena aku punya indra ke enam yak, mungkin ini karena aku cukup sering dibohongi. jadi hapal deh gelagat gelagat orang yang berbohong.
Contohnya ketika si A berkata aku mau kesini padahal kenyataannya kesana. nah aku tau dia sedang berbohong, tapi yasudahlah biarkan saja. untung saja pas disana ga ketemu sama aku, coba pas disana itu ketemu dan kepergok. aku mah malah kasian sama yang berbohong nya. pasti malu :(
Hahaha. sok suci banget ga mau dibohongin yak. ang manusia saya juga pernah berbohong. berbohong pas SD ga mau sekolah karena ada pelajaran matematika, bilang sakit perut terus pulang dari sekolah. merasa masalah selesai, padahal itu awal dari masalah baru. ketika ternyata papah mamah aku tau aku berbohong. yaaaaa kebayanglah yaakkk. dari situ sampai kelas 6 SD ga pernah lagi bolos pelajaran matematika.
Kepercayaan itu mahal tau. sekalinya orang percaya sama kamu dan kamu menghancurkan kepercayaan itu hanya dengan berbohong sekali saja. maka bisa jadi atau mungkin selamanya orang itu tidak akan lagi percaya sama kamu.
meuni serius gitu. KALEM WEH~ hehehee
Senin, 24 Februari 2014
UNFOLLOW
Di UNFOLLOW....
Mungkin jika Dian atau Restika membaca tulisan ini. mereka akan tertawa, karena aku menuliskan tentang unfollow ini. karena mungkin ini adalah hal yang sangat tidak penting.
Tapi di Unfollow itu ternyata cukit.
Coba rasakan pada diri kamu, jika ternyata tanpa sebab apapun kamu di UNFOLLOW oleh orang yang kamu kenal :))
Lucu memang, mungkin admin lain yang meng unfollow. tapi walaupun admin sesungguhnya yang mengunfollow itu haknya sih. twitter twitter diaaaa. mau ngeunfollow siapapun bebas :P
Sekarang di unfollow, sebentar lagi mungkin di unfriend :)
Mungkin jika Dian atau Restika membaca tulisan ini. mereka akan tertawa, karena aku menuliskan tentang unfollow ini. karena mungkin ini adalah hal yang sangat tidak penting.
Tapi di Unfollow itu ternyata cukit.
Coba rasakan pada diri kamu, jika ternyata tanpa sebab apapun kamu di UNFOLLOW oleh orang yang kamu kenal :))
Lucu memang, mungkin admin lain yang meng unfollow. tapi walaupun admin sesungguhnya yang mengunfollow itu haknya sih. twitter twitter diaaaa. mau ngeunfollow siapapun bebas :P
Sekarang di unfollow, sebentar lagi mungkin di unfriend :)
Langganan:
Komentar (Atom)